ABOUT KADIKA

Haloooo readers kali ini tulisanku (as: penulis) akan menceritakan tentang sebuah himpunan mahasiswa dari salah satu jurusan di Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret; D3 Teknik Kimia. Himpunan ini lebih mendasarkan tentang kekeluargaan bisa dilihat dari singkatan nama himpunan ini yaitu ‘KADIKA’ (Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia). Alhamdulillah si penulis telah menjadi bagian dari keluarga ini sejak tahun 2015. Diawali dengan wawancara untuk memilih bidang apa yang diinginkan serta tentang apa yang akan dilakukan di KADIKA, akhirnya untuk tahun pertama bisa belajar di bidang Kaderisasi KADIKA. Sebelum menceritakan lebih mendalam tentang KADIKA terlebih dahulu saya (as: penulis) akan mengajak kalian untuk tau asal mula dari himpunan ini. Yaa walaupun emang masih seumur jagung untuk tahu seluk beluk KADIKA dan jujur saja fokus tidak cuma di himpunan ini saja karena masih mahasiswa baru dan ingin memperbanyak pengalaman di organisasi lain juga.

Sebenarnya pada tahun 2017 ini merupakan tahun yang bisa dibilang titik mulai KADIKA khususnya di Fakultas Teknik ataupun Universitas sendiri tetapi bisa dibilang ini merupakan suatu pencapain besar juga bagi KADIKA. WHY??? Terlebih dahulu mari kita bahas tentang awal berdiri himpunan ini. Pada tahun 2000-2011 tidak ada suatu ikatan antar mahasiswa D3 Teknik Kimia. Nah, maka dari itu pada akhir tahun 2012 diadakan malam keakraban (makrab) untuk pertama kalinya bagi mahasiswa D3 Teknik Kimia dan disitu terjadi percakapan mengenai pentingnya suatu himpunan bagi jurusan. Akhir dari sebuah obrolan-obrolan itu terlahirlah KADIKA yang memiliki tujuan awal untuk merekatkan mahasiswa D3 Teknik Kimia (kelas, angkatan maupun alumni). Jaya Lingga Prasetya merupakan pendiri dari KADIKA, 1salah satu alumni dari D3 Teknik Kimia yang sekarang ini tengah menjabat sebagai CEO Bio Andalas Group. Mas Jaya merupakan salah satu alumni yang telah sukses bekerja dalam bidang industri di Indonesia. Penulis juga pernah bertemu sekali pada waktu makrab KADIKA tahun 2015, satu cerita yang sampai sekarang masih teringat yaitu cerita tentang mas Jaya yang lebih memilih bekerja pada perusahaan kecil dan tengah berkembang daripada perusahaan yang besar dan sudah maju. Seketika semua bertanya mengapa  begitu? Mas Jaya menjelaskan bahwa dia memilih seperti itu karena tujuan mas Jaya adalah untuk berkembang bersama perusahaan tersebut, memang lebih berat dan menantang pastinya serta banyak permasalahan terjadi tetapi itu yang dicari suatu pembelajaran serta semangat dan keinginan untu maju bersama menikmati prosesnya. Pembelajaran yang dapat diambil dari cerita mas Jaya juga dapat diterapkan dalam himpunan KADIKA. Sebuah himpunan yang semula hanya bertujuan untuk mempererat keakraban dari mahasiswa D3 Teknik Kimia memiliki suatu keinginan lebih dari sekedar tujuan tersebut yaitu ingin menjadikan KADIKA sebagai wadah untuk berkembangnya serta maju bersama mahasiswa D3 Teknik Kimia. KADIKA memiliki keinginan untuk terus berkembang terbukti setelah terbentuknya himpunan ini pada tahun 2012, KADIKA terus berjalan sampai sekarang. Pada tahun 2013 KADIKA diketuai oleh Mas Ginanjar, 2014 oleh Mas Rizki Sadewa, 2015 oleh Mas Hans dan 2016 oleh Mas Arman. Seperti halnya manusia yang mempunyai keinginan lebih dan lebih lagi serta keinginan untuk terus maju seperti halnya juga KADIKA. Pada tahun 2014 KADIKA mulai ingin dikenal di fakultas teknik ataupun Universitas. Sebuah pengakuan tentang keberadaan dari KADIKA yang biasa kita sebut legal. Beberapa factor yang membuat keinginan legal tersebut adalah banyaknya dukungan dari mahasiswa D3 Teknik Kimia sendiri, para alumni bahkan dari pihak dosen dan prodi juga senantiasa mendukung KADIKA menuju legal. Tetapi pastinya untuk mewujudkan sesuatu keinginan tersebut terwujud juga tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan, banyak permasalahan internal maupun eksternal yang harus dialami untuk mewujudkan legalnya KADIKA tersebut. Untuk masalah internal yang paling mendasar yaitu rasa memilikinya yang masih kurang optimal, pemahaman untuk legal yang belum merata, kurangnya dana juga menjadi salah satu faktor karena keinginan KADIKA yang ingin terus berkembang tersebut juga berdampak kepada kebutuhan pendanaan untuk setiap aktivitas KADIKA.  Untuk faktor eksternal juga ada sesuatu yang menghambat KADIKA untuk legal.

Nah di paragraf atas tadi sudah disinggung tentang tahun 2017 yang menjadi titik mulai ataupun bisa dibilang pencapaian besar dari KADIKA karena pada tahun ini KADIKA resmi legal, diakui keberadaannya di fakultas Teknik tercinta ataupun Universitas. Semua ini tidak lepas dari dukungan dari banyak pihak serta perjuangan dari para pengurus KADIKA. Pengalaman pribadi saya (as: penulis) tau betul bagaimana rasanya suatu himpunan yang belum legal berada di suatu fakultas, tidak banyak yang tahu tentang apa itu KADIKA. Pada saat menyebarkan undangan kepada himpunan lain di fakultas Teknik untuk menghadiri pelantikan pengurus KADIKA 2017 yang beberapa waktu lalu diselenggarakan, banyak yang menanyakan “KADIKA itu apa?” tetapi juga tidak sedikit yang telah tau keberadaan KADIKA, dapat dilihat saat ada yang menanyakan “KADIKA itu apa?” ada yang tau dan menjawab “himpunan baru mahasiswa D3 Teknik Kimia”. Selain itu KADIKA juga sudah sejak lama bekerjasama dengan himpunan S1 Teknik Kimia ( HMTK ) dan dari kedua belah pihak saling membantu serta saling memberikan support. Dari pihak internal yaitu pengurus KADIKA juga banyak yang aktif di organisasi lain (seperti BEM FT, DEMA FT, BEM UNS, DEMA UNS, HMP D3 serta UKM baik yang ada di FT ataupun Universitas) bahkan organisasi nasional yaitu BKKMTKI (Badan Koordinasi Kegiatan Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia). Dari situ pula para pengurus memperkenalkan KADIKA serta belajar dari organisasi-organisasi besar yang sudah lebih dahulu berdiri tersebut untuk membangun KADIKA yang lebih baik. Saya (as: penulis) bersyukur menjadi salah orang yang menjadi saksi peristiwa legal KADIKA dan juga mengetahui perjuangan dari kakak-kakak serta teman-teman dalam pencapain KADIKA ini. Kabar kadika legal juga terdengar sampai ke telinga para alumni dan mereka berpesan untuk tidak melupakan sejarah dari KADIKA, mempertahankan ciri khas serta mengembangkan terus KADIKA dan menghadapi tantangan-tantangan yang akan terjadi maka dari itu legal disini merupakan pencapaian besar KADIKA tapi bukan akhir dari segalanya melainkan awal dari segalanya. Seperti pesan alumni jangan pernah melupakan sejarah, ini pula yang menjadi alasan kenapa setelah KADIKA legal tidak berganti nama himpunan karena menghormati sejarah dari KADIKA sendiri.

Pada periode kepengurusan KADIKA 2017 ini ada beberapa perubahan yang terjadi dalam struktur KADIKA. Periode sebelumnya KADIKA hanya memiliki empat bidang yang sekarang ini dirubah menjadi tujuh departemen, pada periode 2017 ini Gentha dari angkatan 2015 terpilih menjadi ketua umum KADIKA. Tujuh departemen dalam KADIKA yaitu departeman Kesekertariatan, Perbendaharaan, Kaderisasi, Pendidikan dan Keprofesian, Pengembangan Diri ,Kominfo, dan yang terakhir Jaringan. Disini akan dijelaskan lebih mendalam tentang tujuh departemen di KADIKA. Untuk keseluruhan tiap  departemen KADIKA terdiri dari Ketua Departemen, Sekertaris Departemen, Bendahara Departemen dan Staff Departemen. Dimulai dari Departemen Kesekertariatan adalah Departemen yang Menertibkan segala administrasi kesekretariatan Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS, pada periode sebelumnya hanya ada sekertaris umum tetapi pada periode kali ini dirubah menjadi departemen karena ingin membuka wadah untuk adek tingkat untuk belajar dalam bidang kesekertariatan. Alasan yang sama juga dilakukan untuk Departemen Perbendaharaan yang periode sebelumnya hanya bendahara umum, alasan lainnya juga karena KADIKA juga mencari dana untuk proker-proker KADIKA serta belajar berwirausaha bagi internal KADIKA. Departemen Perbendaharaan sendiri adalah Adalah Departemen yang Melakukan administrasi keuangan yang transparan, tertib, dan terencana. Selanjutnya Departemen Kaderisasi adalah Departemen yang Berfungsi untuk Menciptakan pola kaderisasi dan sistem pengkaderan yang terstruktur dan terorganisasi untuk menghasilkan kader yang mencintai almamater UNS, Program Studi Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS, dan Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS serta menghasilkan kader yang beriman, solid, loyal dan berintegritas. Departeman Pendidikan dan Keprofesian adalah Departemen yang Membantu PSD3TK dalam meningkatkan prestasi dalam bidang akademis serta menghasilkan lulusan siap kerja dan berkompeten. Sedangkan Departemen Pengembangan Diri adalah Departemen yang berfungsi Menjadikan Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS sebagai wadah untuk menyalurkan dan mengembangkan minat dan bakat seluruh mahasiswa/i Program Studi Diploma Tiga Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS. Dua Departemen terakhir yaitu Kominfo dan Jaringan yang dahulunya menjadi satu bidang yaitu Bidang Pelayanan Publik (PP), untuk periode kali ini dipecah menjadi dua dengan alasan  untuk lebih menfokuskan saja terlebih KADIKA sedang gencar-gencarnya memperbanyak jaringan baik dari alumni ataupun organisasi di fakultas, universitas maupun nasional. Sementara Depertemen Kominfo adalah Departemen yang berfungsi Mengumpulkan, mengolah, dan mempublikasikan data serta informasi serta menyusun dan membangun pusat data dan informasi yang mudah diakses dan dapat bermanfaat dalam kegiatan akademis maupun non akademis mahasiswa Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS. Dan yang terakhir adalah Departemen Jaringan adalah Departemen yang berfungsi Memperluas jaringan Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS, mempererat hubungan antara dosen dan alumni serta sebagai penghubung antara Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS dengan masyarakat, dengan tujuan untuk memperluas informasi dan meperluas ilmu baik organisasi maupun non organisasi yang dapat memajukan Keluarga Diploma Tiga Teknik Kimia FT UNS. Demikianlah penjelasan singkat dari struktur organisasi di himpunan KADIKA periode 2017. Semoga asas kekeluargaan tetap dijaga, semakin solid, semakin bangga menjadi bagian dari KADIKA serta proker-proker KADIKA terlaksana dengan lancar dan para pengurus tetap amanah.

Setelah legalnya KADIKA harapannya semoga KADIKA dapat ikut andil dan bekerjasama dengan organisasi lain di Fakultas Teknik, Universitas maupun Nasional. Seperti pernah dikatakan ketua umum KADIKA 2017 “marilah KADIKA menebarkan kebermanfaatan untuk semua”. Terlebih untuk Fakultas Teknik, perkenalkan kami sekarang yang telah sah menjadi bagian dari TEKNIK SATU. Serta yang tidak kalah pentingnya KADIKA juga ingin menjadi wadah bagi mahasiswa D3 Teknik Kimia untuk terus berprestasi, KADIKA sendiri selalu mensupport untuk terus mencari ataupun mengembangkan bakat-bakat yang dimiliki mahasiswa D3 Teknik Kimia.

Sekian tulisan singkat tentang sebuah himpunan kecil dari Fakultas Teknik yang terus berusaha berkembang bersama.   

Please publish modules in offcanvas position.